Tuesday, April 26, 2005

Hubungan Jarak Jauh, Sulitkah?

Long Distance Relationship (LDR) atau hubungan jarak jauh kini bukan hal yang asing lagi. Mungkin kamu sendiri pernah atau sedang bahkan menjalaninya. Pacarmu mungkin berada di kota lain, daerah lain, atau bahkan di negara lain.

Umumnya, hubungan ini dipandang sebagai jenis hubungan yang sulit untuk dijalani. Walau demikian karena keadaan, ada kalanya kita sendiri tidak bisa menghindarinya. Lalu harus bagaimana? Putus hubungan adalah opsi terakhir yang ingin diambil, bukan?

Definisikan Hubunganmu
Hal pertama yang harus diperjelas untuk menjalani hubungan jarak jauh adalah mendefinisikan harapan untuk hubunganmu di masa depan. Jangan takut untuk berpikir tentang hal ini, karena hal itu bakal menghindari kamu dari rasa bingung, khawatir, atau tidak nyaman yang mungkin bakal kamu rasakan nanti ketika menjalaninya. Dan tentu saja, akan menghemat waktu, tenaga dan biaya pula. Jalani hubungan jarak jauh hanya jika kamu memang ingin serius, bukan sekedar main-main atau asal pacaran saja.

Komunikasi
Komunikasi ketika menjalani hubungan jarak jauh adalah satu-satunya cara supaya kalian masih bisa berhubungan. Diskusikanlah berdua kebutuhan dan batas komunikasi masing-masing. Biasanya salah satu pihak akan membutuhkan lebih banyak komunikasi daripada yang lain. Karena itu, buatlah dirimu sefleksibel mungkin. Jika kamu yang butuh lebih banyak, cobalah untuk tidak "meminta" terlalu banyak. Tapi jika kamu jadi pihak yang sebaliknya, "berilah" padanya sedikit lebih banyak.
Misalnya, jika si dia ingin berbicara denganmu setiap hari dan kamu tidak, kamu bisa saja "membalasnya" dengan mengirim 1 SMS atau e-mail singkat, hanya agar dia tahu kamu
tetap memikirkannya.
Ingatlah juga bahwa jika terjadi satu hari tanpa kontak, ada telepon yang tidak diangkat, e-mail tidak sampai, dan sebagainya, jangan langsung panik dan berpikiran macam-macam seperti misalnya pacarmu mengalami kecelakaan atau mengkhianatimu.
Berpikirlah logis, itu kuncinya.

Gunakan Semuanya!
Jaman modern sekarang ini membuat kita memiliki lebih banyak pilihan untuk saling berhubungan. Telepon dan surat-menyurat tidak lagi mendominasi. Sebagai gantinya, ada fasilitas SMS bagi yang memiliki HP, dan tentunya, internet. Banyak hal yang bisa kamu lakukan di internet, mulai dari chat (bisa dengan suara dan gambar), e-mail, e-card, dan sebagainya. Mengirimkan foto via email atau saling menulis diary online (blog) juga bisa menjadi pilihan.
Tapi sekali-kali, gunakanlah cara lama seperti surat-menyurat. Membaca kata-kata si dia di e-mail akan berbeda jika membacanya di surat, dengan tulisan tangannya sendiri. Variasikan cara komunikasimu dengannya, supaya kalian tidak merasa cepat bosan.



Bagilah Beban
Apapun cara kalian berkomunikasi, sadarlah bahwa kalian harus bisa membagi biaya yang dikeluarkan seadil mungkin. Masalah bisa timbul jika hanya satu diantara kalian yang menanggung semuanya. Hal itu bisa menyebabkan pihak tersebutlah yang seakan "mengendalikan" hubungan. Jika kalian memutuskan untuk saling mengunjungi, pikirkanlah pula hal tersebut secara mendetil. Jika memungkinkan, bergantianlah.Ingatlah bahwa jika kamu tidak bisa secara terbuka mendiskusikan pendapat masing-masing tentang bagaimana menghabiskan uang demi menjalani hubungan tersebut, kamu akan mengalami kesulitan membangun hubungan secara jangka panjang.

Gunakan Waktu Sebaik Mungkin
Ketika kalian sedang bersama, keinginan yang begitu besar untuk tidak menyia-nyiakan waktu bisa menjadi suatu tekanan tersendiri. Jangan habiskan waktu mengeluh dan merencanakan bagaimana menghabiskan waktu, ketika kalian sedang bersama. Makanya, buat rencana sematang mungkin sebelum kalian bertemu. Tapi di pihak lain, jangan pula memaksakan acara-acara tertentu, karena jika ada yang berbeda sedikit, semuanya bisa jadi berantakan. Rencanakanlah dengan sefleksibel mungkin, dan jadilah kreatif dengan menyediakan berbagai alternatif.

Kepercayaan
Yah, dari semuanya, kepercayaan adalah hal yang terpenting dalam hubungan jarak jauh. Tanpanya, hubungan tersebut tidak akan sukses, sama seperti hubungan lainnya. Dengan membuat dirimu berkomitmen untuk menjalani hubungan jarak jauh dengan pacarmu, sama saja kamu menerima kenyataan bahwa kamu harus percaya bahwa ia tidak akan mengkhianatimu. Menjadi paranoid dan menuduh hanya akan menumbuhkan rasa tak
nyaman, meningkatkan tensi dan memperbesar keraguan akan masing-masing.

Hubungan jarak jauh memang menawarkan suatu tantangan tersendiri. Sesulit apapun kata orang, tetap saja ada yang berhasil melakukannya. Tanamkan saja di benakmu selalu, sulit tidak berarti tak mungkin

No comments: