dikutip dari Tulisan Jalaluddin Rahmat
Belajar Mencintai
Dalam buku The Art of Loving, atau Seni Mencinta,
Erich Fromm menulis bahwa para manusia modern
sesungguhnya adalah orang-orang yang menderita.
Penderitaan tersebut diakibatkan karena kehausan
mereka untuk dicintai oleh orang lain. Mereka berusaha
keras melakukan apa saja agar dapat dicintai.
Anak-anak muda akhirnya terjerumus ke dalam pergaulan
bebas karena mereka ingin dicintai dan diterima oleh
kawan-kawan sebayanya. Para istri berjuang untuk
menguruskan tubuh mereka agar dicintai oleh para suami
mereka. Para politisi tidak segan-segan berdusta dan
menipu orang agar dicintai oleh para pemilih dan
pengikut mereka.
Yang dilakukan oleh manusia modern adalah upaya untuk
dicintai, bukannya upaya untuk mencintai. Dalam dunia
modern, kita menemukan bahwa semakin keras manusia
berusaha untuk dicintai, semakin sering pula mereka
gagal dan dikecewakan. Adalah sangat sulit untuk
memperoleh kecintaan seluruh manusia. Kecintaan
semacam ini adalah tujuan yang takkan pernah bisa
dicapai karena selalu saja ada orang yang membenci
orang yang lain. Manusia selalu dikelilingi oleh dua
jenis orang; yang mencintai dan yang membenci dirinya.
Oleh sebab itu, manusia modern mengalami gangguan
psikologis karena kegagalan untuk dicintai. Buku The
Art of Loving mengisahkan para istri yang akhirnya
harus mengisi malam-malam mereka dengan tangisan dan
penderitaan karena tak kunjung memperoleh cinta suami
mereka. Pada satu bagian dalam buku itu, Fromm
menulis: "Mungkin sudah waktunya kita beritahu mereka
untuk belajar mencintai."
Hal ini mengingatkan saya akan buku lain yang berjudul
The Mismeasures of Women, atau Kesalah-ukuran
Perempuan. Buku ini bercerita bahwa sepanjang sejarah,
kecantikan wanita itu diukur bukan oleh wanita itu
sendiri, melainkan oleh kaum lelaki. Pernah pada satu
masa, yang disebut sebagai wanita jelita adalah
perempuan yang bertubuh gemuk. Lukisan-lukisan di
zaman Renaissans menggambarkan wanita-wanita telanjang
dengan berbagai gumpalan lemak di tubuh mereka. Pada
zaman itu, perempuan berusaha menggemukkan tubuhnya
dengan obat-obatan, yang terkadang amat berbahaya,
agar dianggap rupawan dan dicintai lawan jenisnya.
Lalu datanglah satu masa ketika seorang perempuan
disebut cantik bila tubuhnya kurus kering. Dunia
kecantikan internasional pernah mengenal seorang model
ternama yang disebut dengan Miss Twiggy, Nona Ranting.
Perempuan cantik adalah mereka yang bertubuh seperti
ranting kayu, tinggi dan langsing. Seluruh perempuan
di dunia kemudian berlomba-lomba menguruskan tubuhnya
dengan menahan nafsu makan dan melaparkan diri. Mereka
melakukan puasa yang khusus dijalankan untuk
memperoleh kecintaan lelaki; mereka menyebutnya diet.
Jika target kita dalam hidup ialah untuk memperoleh
kecintaan sesama manusia, kita akan selalu menemui
kekecewaan. Hal ini disebabkan karena kecintaan
makhluk itu bersifat sangat sementara atau temporer.
Dalam Manthiq Al-Thayr, atau Musyawarah Para Burung,
Fariduddin Attar berkisah tentang kelompok para burung
yang tengah mencari imam mereka. Burung-burung itu
memilih Hudhud sebagai pemimpin karena ia dianggap
burung yang paling kaya akan pengalaman.
Hudhudlah yang menjadi penyampai pesan dari Nabi
Sulaiman kepada Ratu Bilqis dan Hudhud pulalah yang
menjadi utusan Nabi Nuh untuk mencari sebidang daratan
kering ketika sebagian dunia yang lain dilanda air
bah. Meskipun seluruh burung meminta Hudhud menjadi
pemimpin mereka, Hudhud tetap berkeberatan. Ia malah
berkata, "Sesungguhnya pemimpin kalian berada di Bukit
Kaf, namanya Simurgh. Ke sanalah kalian pergi menuju."
Hudhud lalu menggambarkan keindahan Simurgh sedemikian
rupa sehingga para burung yang lain jatuh cinta.
Para burung pun memohon agar Hudhud mau mengantarkan
mereka ke hadapan Simurgh. Namun sebelum mengajak
mereka ikut serta, Hudhud terlebih dahulu menceritakan
beratnya perjalanan yang harus ditempuh untuk menuju
Simurgh. Setelah mendengar betapa sukarnya jalan yang
akan dilalui, sebagian besar burung mengurungkan
niatnya.
Burung Bulbul mengajukan keberatannya, "Aku mencintai
Simurgh dan ingin menjumpainya, namun sekarang ini
cintaku telah terpatri kepada setangkai bunga mawar.
Jika kupikirkan tentang kelopak mawar yang merekah,
kurasa aku tak perlu lagi berpikir akan Simurgh.
Cukuplah bagiku keindahan mawar itu. Kuyakin
sepenuhnya mawar itu akan selalu megembangkan
putik-putik sarinya karena kecintaannya jua kepadaku.
Aku tak bisa hidup bila harus meninggalkannya. Aku tak
mau hidup bila tak dapat lagi memandang rekahan mawar
itu."
Lalu Hudhud berkata, "Ketahuilah, kecintaan kamu
terhadap mawar itu adalah kecintaan yang palsu.
Janganlah engkau terpesona akan keindahan lahiriah.
Mawar hanya merekah di musim semi. Begitu tiba musim
gugur, mawar akan menggugurkan kelopaknya. Ia akan
menertawakan cintamu...."
Melalui kisah ini, Fariduddin Attar mengajarkan bahwa
sesungguhnya kecintaan makhluk itu adalah sementara.
Seorang istri, yang berusaha keras untuk meraih cinta
suaminya, akhirnya akan menemukan bahwa cinta suaminya
itu datang dan pergi. Suaminya tak mencintai ia untuk
sepanjang masa. Ada masa ketika cinta suaminya
berkurang atau bahkan hilang sama sekali. Demikian
pula sebaliknya, seorang suami tak akan memperoleh
cinta yang kekal dari istrinya. Kecintaan manusia
takkan pernah ada yang abadi.
Seorang mubaligh tidak boleh berceramah untuk mencari
kecintaan jemaahnya. Tuhan akan menguji para mubaligh
dengan menarik kecintaan dari para jemaahnya. Bila
kita amati kehidupan para imam ahlul bait as, kita pun
akan menemukan bahwa pada umumnya mereka dikhianati
oleh para pengikutnya sendiri. Imam Ali kw dibunuh
oleh seorang khawarij yang semula merupakan jemaahnya;
Imam Hasan as dikhianati oleh para pengikutnya
sendiri; dan Imam Husain as dibunuh oleh salah seorang
yang sebelumnya mengirimkan surat berisi dukungan
kepadanya.
Menurut Erich Fromm, para mubaligh pun adalah
manusia-manusia modern yang tertipu. Mereka berusaha
keras mencari kecintaan dari sesama manusia. Boleh
jadi, mereka berhasil mendapatkan cinta tersebut.
Tetapi keberhasilan itu hanyalah sementara. Dalam
khazanah tabligh Indonesia, selalu ada mubaligh
populer yang muncul ke permukaan dan memperoleh cinta
dari jutaan umat. Namun sedikit demi sedikit, ia akan
tenggelam dan ditinggalkan oleh umatnya. Kita tak akan
pernah bisa dicintai secara terus menerus oleh sesama
manusia.
Demikian pula halnya dengan para artis, mereka
berusaha untuk mendapatkan cinta fans mereka. Mereka
mengatur tingkah laku dan penampilan agar sesuai
dengan selera pasar. Tetapi pada akhirnya, mereka pun
akan mendapatkan kekecewaan yang mendalam ketika para
fans beralih untuk mencintai artis lain yang lebih
muda dan lebih cantik. Penderitaan manusia modern
diakibatkan oleh keinginan untuk dicintai sesama
manusia. Akibatnya, kita akan dirundung oleh
kekecewaan demi kekecewaan.
Sebagaimana dikatakan oleh Fromm, yang bisa dilakukan
untuk menyembuhkan penyakit itu adalah dengan belajar
mencintai. Kebahagiaan hidup kita tergantung kepada
apa yang kita cintai. Kebahagiaan tak dapat diperoleh
dengan dicintai. Akan tetapi di dalam wacana
pengetahuan modern, kita menemukan sedikit sekali
literatur yang berisi pelajaran untuk mencintai.
Buku-buku mutakhir mengajarkan kita akan kiat-kiat
untuk dicintai. Datanglah ke sebuah toko buku, Anda
akan menemukan banyak sekali buku yang ditulis yang
berisi tentang kiat-kiat agar dicintai oleh lawan
jenis, atasan, atau rekan-rekan di tempat kerja.
Selama ini kita diajari bahwa proses mencintai itu
bukanlah proses pembelajaran, melainkan proses
"kecelakaan". Kita mengenal istilah "jatuh cinta" atau
fall in love, bukannya "belajar mencinta" atau learn
to love. Disebut "jatuh" karena kita menganggap
mencintai sebagai suatu kecelakaan yang tidak
direncanakan sebelumnya.
Untuk mampu mencintai, kita harus mulai belajar dari
mencintai makhluk Allah; dengan mencintai pasangan
kita, anak-anak kita, ataupun kendaraan kita. Itulah
pelajaran mencintai tahap dasar, pelajaran cinta dalam
tingkatan yang paling awal. Cinta semacam itu adalah
cinta yang dimiliki oleh anak-anak kecil. Mereka
selalu mencintai hal-hal yang bersifat kongkrit atau
lahiriah. Kita harus mengembangkan kepribadian kita ke
tingkat yang lebih baik agar kita tak hanya terjebak
untuk mencintai hal-hal yang kongkrit saja. Di saat
itulah kita dapat menempuh pelajaran yang lebih
tinggi.
Selanjutnya kita harus berusaha untuk mencintai
hal-hal yang lebih abstrak. Sebuah hadis yang amat
kita kenal meriwayatkan sabda Nabi Muhammad saw,
"Cintailah Allah atas segala anugerah-Nya kepadamu,
cintailah aku atas kecintaan Allah kepadaku, dan
cintailah keluargaku atas kecintaanku kepada mereka."
Dalam hadis ini Rasulullah saw menurunkan tiga
kecintaan; kepada Allah swt, Rasulullah swt, dan ahlul
bait Nabi. Rasulullah saw juga ingin mengajarkan
kepada kita untuk meninggalkan kecintaan kepada
hal-hal kongkrit dan menuju kecintaan kepada hal yang
abstrak.
Dalam Ihya Ulumuddin, Al-Ghazali menyatakan adalah
sebuah kebohongan besar bila seseorang mencintai
sesuatu tetapi ia tidak memiliki kecintaan kepada
sesuatu yang lain yang berkaitan dengannya. Al-Ghazali
menulis; "Bohonglah orang yang mengaku mencintai Allah
swt. tetapi ia tidak mencintai Rasul-Nya; bohonglah
orang yang mengaku mencintai Rasul-Nya tetapi ia tidak
mencintai kaum fuqara dan masakin; dan bohonglah orang
yang mengaku mencintai surga tetapi ia tidak mau
menaati Allah swt."
Semua itu pada hakikatnya mengajarkan kita untuk
mencintai hal-hal yang bersifat abstrak. Nilai tasawuf
yang paling penting adalah kecintaan kepada Allah swt.
Mulailah kita belajar mencintai Allah dengan mencintai
Rasul-Nya dan belajar mencintai Rasul-Nya dengan
mencintai ahlul bait Nabi. Bila kita ingin berhasil
mencintai ahlul bait Nabi, belajarlah dengan mencintai
kaum fuqara dan masakin.
Jika kita telah mampu belajar mencintai Allah swt,
Rasul-Nya, ahlul bait, serta kaum fuqara dan masakin,
maka hal itu telah cukup menjadi bekal bagi kita,
dibandingkan dengan seluruh dunia dan segala isinya.
Friday, May 13, 2005
Thursday, May 12, 2005
8 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Kegagalan
1. Gagal itu tidaklah sama dengan menjadi pecundang.
Seseorang bisa saja sering gagal namun tetap bukan
seorang pecundang.
2. Gagal tidaklah memalukan seperti yang dikira semua
orang.
Berbuat salah tidaklah lebih daripada bergabung dengan
umat manusia.
3. Kegagalan itu hanyalah kemunduran sementara.
Kegagalan tidaklah pernah menjadi bab terakhir dari
buku kehidupan
anda kecuali anda menyerah.
4. Sesuatu yang layak itu tak pernah tercapai tanpa
resiko gagal.
Orang yang meresikokan segalanya untuk mencoba
mencapai sesuatu yang
benar2 layak lalu gagal sama sekali bukanlah pecundang
yang memalukan.
5. Kegagalan adalah persiapan alami untuk meraih
sukses
Walaupun tampaknya aneh, sukses itu lebih sulit
dijalani dengan sukses
ketimbang kegagalan.
6. Setiap kegagalan disertai dengan kemungkinan2 akan
sesuatu yang
lebih besar.
Analisalah kegagalan dari sudut manapun, maka akan
anda temukan benih2
untuk mengubah kegagalan itu menjadi sukses.
7. Adalah terpulang pada anda untuk menyikapi
kegagalan2 dalam
kehidupan anda.
Kegagalan itu bisa menjadi berkat atau kutuk,
tergantung pada reaksi
atau respons masing2 individu terhadapnya.
8. Kegagalan adalah peluang untuk belajar bagaimana
caranya
mengerjakan segalanya dengan lebih baik lain kali -
belajar di mana
bahaya2nya dan bagaimana caranya untuk menghindarinya.
Hal yang terbaik dapat dilakukan dengan kegagalan
adalah belajar
sebisanya darinya.
Seseorang bisa saja sering gagal namun tetap bukan
seorang pecundang.
2. Gagal tidaklah memalukan seperti yang dikira semua
orang.
Berbuat salah tidaklah lebih daripada bergabung dengan
umat manusia.
3. Kegagalan itu hanyalah kemunduran sementara.
Kegagalan tidaklah pernah menjadi bab terakhir dari
buku kehidupan
anda kecuali anda menyerah.
4. Sesuatu yang layak itu tak pernah tercapai tanpa
resiko gagal.
Orang yang meresikokan segalanya untuk mencoba
mencapai sesuatu yang
benar2 layak lalu gagal sama sekali bukanlah pecundang
yang memalukan.
5. Kegagalan adalah persiapan alami untuk meraih
sukses
Walaupun tampaknya aneh, sukses itu lebih sulit
dijalani dengan sukses
ketimbang kegagalan.
6. Setiap kegagalan disertai dengan kemungkinan2 akan
sesuatu yang
lebih besar.
Analisalah kegagalan dari sudut manapun, maka akan
anda temukan benih2
untuk mengubah kegagalan itu menjadi sukses.
7. Adalah terpulang pada anda untuk menyikapi
kegagalan2 dalam
kehidupan anda.
Kegagalan itu bisa menjadi berkat atau kutuk,
tergantung pada reaksi
atau respons masing2 individu terhadapnya.
8. Kegagalan adalah peluang untuk belajar bagaimana
caranya
mengerjakan segalanya dengan lebih baik lain kali -
belajar di mana
bahaya2nya dan bagaimana caranya untuk menghindarinya.
Hal yang terbaik dapat dilakukan dengan kegagalan
adalah belajar
sebisanya darinya.
About Hadist!
Hadits adalah segala perkataan (sabda), perbuatan dan ketetapan dan
persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum
dalam agama. Hadits merupakan penjelas dari Al-Qur'an dan dijadikan sumber
hukum dalam agama Islam selain Al Qur'an, Ijma dan Qiyas
Ada banyak ulama periwayat Hadits, namun yang sering digunakan dalam fikih
Islam ada tujuh yakni Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Daud, Imam
Turmudzi, Imam Ahmad, Imam Nasa'i, dan Imam Ibnu Majah.
Macam-macam Hadits :
Daftar Isi [tampilkanSembunyikan]
1 Hadits yang dilihat dari banyak sedikitnya Perawi
1.1 Hadits Mutawatir
1.2 Hadits Ahad
1.2.1 Hadits Shahih
1.2.2 Hadits Hasan
1.2.3 Hadits dla'if
2 Macam Periwayatan
2.1 Hadits yang bersambung sanadnya
2.2 Hadits yang terputus sanadnya
2.2.1 Hadits Mu'allaq
2.2.2 Hadits Mursal
2.2.3 Hadits Mudallas
2.2.4 Hadits Munqathi
2.2.5 Hadits Mu'dlol
3 Hadits-hadits Dlaif disebabkan oleh cacat perawi
3.1 Hadits Maudlu'
3.2 Hadits Matruk
3.3 Hadits Mungkar
3.4 Hadits Mu'allal
3.5 Hadits Mudlthorib
3.6 Hadits Maqlub
3.7 Hadits Munqalib
3.8 Hadits Mudraj
3.9 Hadits Syadz
4 Beberapa pengertian dalam ilmu hadits
5 Lihat pula
PENJELASAN:
[sunting]
Hadits yang dilihat dari banyak sedikitnya Perawi
[sunting]
Hadits Mutawatir
Hadits yang diriwayatkan oleh sekelompok orang dari beberapa sanad yang
tidak mungkin sepakat untuk berdusta. Berita itu mengenai hal-hal yang
dapat
dicapai oleh panca indera. Dan berita itu diterima dari sejumlah orang yang
semacam itu juga. Berdasarkan itu, maka ada syarat yang harus dipenuhi baru
bisa dikatakan Hadits Mutawatir:
Isi hadits itu harus hal-hal yang dapat dicapai oleh panca indera
Orang yang menceritakannya harus sejumlah orang yang menurut ada kebiasaan,
tidak mungkin untuk berdusta. Sifatnya Qath'iy.
Pemberita-pemberita itu terdapat pada semua generasi yang sama.
[sunting]
Hadits Ahad
Yaitu hadits yang diriwayatkan oleh seorang atau lebih tetapi tidak
mencapai
tingkat mutawatir. Sifatnya atau tingkatannya "Zhonniy". Kebanyakan ulama
membagi Hadits Ahad itu kepada tiga macam, yaitu
[sunting]
Hadits Shahih
Menurut Ibnu Sholah ialah Hadits yang bersambung sanad. diriwayatkan oleh
orang yang adil, dlobit dari orang yang adil lagi dlobit hingga akhirnya
tidak syadz (tidak bertentangan dengan hadits lain yang lebih shahih) dan
tidak mu'allal (tidak cacat). Jadi hadits Shahih itu memenuhi syarat
sebagai
berikut :
Harus bersambung sanadnya
Diriwayatkan oleh orang/perawi yang adil.
Diriwayatkan oleh orang yang dlobit (kuat ingatannya)
Tidak syadz (tidak bertentangan dengan hadits lain yang lebih shahih)
Tidak cacat walaupun tersembunyi.
kandungan Isinya tidak bertentangan dengan Al-Qur'an.
[sunting]
Hadits Hasan
Ialah hadits yang banyak sumbernya atau jalannya dan dikalangan perawinya
tidak ada yang disangka dusta dan tidak syadz.
[sunting]
Hadits dla'if
Ialah hadits yang tidak bersambung sanad dan diriwayatkan oleh orang yang
tidak adil dan tidak dlobit, syadz dan cacat. Ulama yang membagihadits
menjadi tiga macam itu ialah At Turmudzy. Sebelumnya pada ulama membagi
hadits menjadi dua yakni hadits Shahih dan hadits dla'if.
[sunting]
Macam Periwayatan
[sunting]
Hadits yang bersambung sanadnya
Hadits ini adalah hadits yang bersambung sanadnya hingga Nabi Muhammad SAW.
Hadits ini disebut Hadits Marfu' atau Maushul.
[sunting]
Hadits yang terputus sanadnya
[sunting]
Hadits Mu'allaq
Hadits ini disebut juga hadits yang tergantung, yaitu hadits yang permulaan
sanadnya dibuang bail seorang atau lebih hingga akhir sanadny, yang berarti
termasuk hadits dla'if.
[sunting]
Hadits Mursal
Disebut juga hadits yang dikirim yaitu hadits yang diriwayatkan oleh
Tabi'in
dari Nabi Muhammad SAW tanpa menyebutkan sahabat tempat menerima hadits itu
[sunting]
Hadits Mudallas
Disebut juga hadits yang disembunyikan cacatnya. Yaitu Hadits yang
diriwayatkan oleh melalui sanad yang memberikan kesan seolah-olah tidak ada
cacatnya, padahal sebenarnya ada, baik dalam sanad atau pada gurunya. Jadi
Hadits Mudallas ini ialah hadits yang ditutup-tutupi kelemahan sanadnya
[sunting]
Hadits Munqathi
Disebut juga hadits yang terputus yaitu hadits yang gugur atau hilang
seorang atau dua orang perawi selain sahabat dan Tabi'in.
[sunting]
Hadits Mu'dlol
Disebut hadits yang terputus sanadnya yaitu hadits yang diriwayatkan oleh
Tabi'it Tabi'in dari Nabi Muhammad SAW atau dari Sahabat tanpa menyebutkan
Tabi'in yang menjadi sanadnya. Kesemuanya itu dinilai dari ciri Hadits
Shahih tersebut di atas adalah termasuk hadits-hadits dlaif
[sunting]
Hadits-hadits Dlaif disebabkan oleh cacat perawi
[sunting]
Hadits Maudlu'
Yang berarti yang dilarang, yaitu hadits dalam sanadnya terdapat Rawi yang
berdusta atau dituduh dusta. jadi hadits itu adalah karangannya sendiri
bahkan tidak pantas disebut hadits.
[sunting]
Hadits Matruk
yang berarti hadits yang ditinggalkan yaitu Hadits yang hanya dirwayatkan
oleh seorang perawi saja dan perawi itu dituduh berdusta.
[sunting]
Hadits Mungkar
Yaitu hadits yang hanya diriwayatkan oleh seorang perawi yang lemah yang
bertentangan dengan hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang
terpercaya/jujur.
[sunting]
Hadits Mu'allal
Artinya hadits yang dinilai sakit atau cacat yaitu hadits yang didalamnya
terdapat cacat yang tersembunyi. Menurut Ibnu Hajar Al Atsqalani bahwa
hadis
Mu'allal ialah hadits yang nampaknya baik tetapi setelah diselidiki
ternyata
ada cacatnya. Hadits ini biasa juga disebut Hadits Ma'lul (yang dicacati)
dan disebut Hadits Mu'tal (Hadits sakit atau cacat)
[sunting]
Hadits Mudlthorib
Artinya hadits yang kacau yaitu hadits yang diriwayatkan oleh seorang
perawi
dari beberapa sanad dengan matan (isi) kacau atau tidaksama dan kontradiksi
dengan yang dikompromikan
[sunting]
Hadits Maqlub
Artinya hadits yang terbalik yaitu hadits yang diriwayatkan ileh perawi
yang
dalamnya tertukar dengan mendahulukan yang belakang atau sebaliknya baik
berupa sanad (silsilah) maupun matan (isi)
[sunting]
Hadits Munqalib
Yaitu Hadits yang terbalik sebagian lafalnya hingga pengertiannya berubah
[sunting]
Hadits Mudraj
Yaitu Hadits yang diriwayatkan oleh seorang perawi yang didalamnya terdapat
tambahan yang bukan hadits, baik keterangan tambahan dari perawi sendiri
atau lainnya
[sunting]
Hadits Syadz
Hadits yang jarang yaitu hadits yang diriwayatkan oleh perawi orang yang
terpercaya yang bertentangan dengan hadits lain yang diriwayatkan dari
perawi-perawi (periwayat/pembawa) yang tsiqah pula. Demikian menurut
sebagian ulama Hijaz sehingga jarang dihapal ulama hadits. sedang yang
banyak dihapal ulama hadits disebut hadits Mahfudz
[sunting]
Beberapa pengertian dalam ilmu hadits
Muttafaq 'Alaih :
Artinya disepakati atasnya yaitu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari
dan Imam Muslim dari sumber sahabat yang sama, dikenal dengan Hadits
Bukhari
dan Muslim
As Sab'ah berarti tujuh perawi yaitu ;
Imam Ahmad
Imam Bukhari
Imam Muslim
Imam Abu Daud
Imam Turmudzi
Imam Nasa'i
Imam Ibnu Majah
As Sittah maksudnya enam perawi yakni mereka yang tersebut diatas selain
Ahmad bin Hambal
Al Khamsah maksudnya lima perawi yaitu mereka yang tersebut diatas selain
Imam Bukhari dan Imam Muslim
Al Arba'ah maksudnya empat perawi yaitu mereka yang tersebut di atas selain
Ahmad, Imam Bukhari dan Imam Muslim
Ats tsalatsah maksudnya tiga perawi yaitu mereka yang tersebut di atas
selain Ahmad, Imam Bukhari, Imam Muslim dan Ibnu Majah.
Rawi, perawi yaitu orang yang meriwayatkan hadits
Sanad berarti sandaran yaitu jalan matan dari Nabi Muhammad SAW sampai
kepada orang yang mengeluarkan (mukhrij) hadits itu atau mudawwin (orang
yang menghimpun atau membukukan) Hadits. Sanad biasa disebut dengan Isnad
berarti penyandaran. Pada dasarnya orang atau ulama yang menjadi sanad
hadits itu adalah perawi juga.
Matan ialah isi Hadits baik berupa sabda Nabi Muhammad SAW, maupun berupa
perbuatan Nabi Muhammad SAW yang diceritakan oleh sahabat atau berupa
taqrirnya.
Source:
http://id.wikipedia.org/wiki/Hadis#Hadits_yang_dilihat_dari_banyak_sedikitny
a_Perawi
persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum
dalam agama. Hadits merupakan penjelas dari Al-Qur'an dan dijadikan sumber
hukum dalam agama Islam selain Al Qur'an, Ijma dan Qiyas
Ada banyak ulama periwayat Hadits, namun yang sering digunakan dalam fikih
Islam ada tujuh yakni Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Daud, Imam
Turmudzi, Imam Ahmad, Imam Nasa'i, dan Imam Ibnu Majah.
Macam-macam Hadits :
Daftar Isi [tampilkanSembunyikan]
1 Hadits yang dilihat dari banyak sedikitnya Perawi
1.1 Hadits Mutawatir
1.2 Hadits Ahad
1.2.1 Hadits Shahih
1.2.2 Hadits Hasan
1.2.3 Hadits dla'if
2 Macam Periwayatan
2.1 Hadits yang bersambung sanadnya
2.2 Hadits yang terputus sanadnya
2.2.1 Hadits Mu'allaq
2.2.2 Hadits Mursal
2.2.3 Hadits Mudallas
2.2.4 Hadits Munqathi
2.2.5 Hadits Mu'dlol
3 Hadits-hadits Dlaif disebabkan oleh cacat perawi
3.1 Hadits Maudlu'
3.2 Hadits Matruk
3.3 Hadits Mungkar
3.4 Hadits Mu'allal
3.5 Hadits Mudlthorib
3.6 Hadits Maqlub
3.7 Hadits Munqalib
3.8 Hadits Mudraj
3.9 Hadits Syadz
4 Beberapa pengertian dalam ilmu hadits
5 Lihat pula
PENJELASAN:
[sunting]
Hadits yang dilihat dari banyak sedikitnya Perawi
[sunting]
Hadits Mutawatir
Hadits yang diriwayatkan oleh sekelompok orang dari beberapa sanad yang
tidak mungkin sepakat untuk berdusta. Berita itu mengenai hal-hal yang
dapat
dicapai oleh panca indera. Dan berita itu diterima dari sejumlah orang yang
semacam itu juga. Berdasarkan itu, maka ada syarat yang harus dipenuhi baru
bisa dikatakan Hadits Mutawatir:
Isi hadits itu harus hal-hal yang dapat dicapai oleh panca indera
Orang yang menceritakannya harus sejumlah orang yang menurut ada kebiasaan,
tidak mungkin untuk berdusta. Sifatnya Qath'iy.
Pemberita-pemberita itu terdapat pada semua generasi yang sama.
[sunting]
Hadits Ahad
Yaitu hadits yang diriwayatkan oleh seorang atau lebih tetapi tidak
mencapai
tingkat mutawatir. Sifatnya atau tingkatannya "Zhonniy". Kebanyakan ulama
membagi Hadits Ahad itu kepada tiga macam, yaitu
[sunting]
Hadits Shahih
Menurut Ibnu Sholah ialah Hadits yang bersambung sanad. diriwayatkan oleh
orang yang adil, dlobit dari orang yang adil lagi dlobit hingga akhirnya
tidak syadz (tidak bertentangan dengan hadits lain yang lebih shahih) dan
tidak mu'allal (tidak cacat). Jadi hadits Shahih itu memenuhi syarat
sebagai
berikut :
Harus bersambung sanadnya
Diriwayatkan oleh orang/perawi yang adil.
Diriwayatkan oleh orang yang dlobit (kuat ingatannya)
Tidak syadz (tidak bertentangan dengan hadits lain yang lebih shahih)
Tidak cacat walaupun tersembunyi.
kandungan Isinya tidak bertentangan dengan Al-Qur'an.
[sunting]
Hadits Hasan
Ialah hadits yang banyak sumbernya atau jalannya dan dikalangan perawinya
tidak ada yang disangka dusta dan tidak syadz.
[sunting]
Hadits dla'if
Ialah hadits yang tidak bersambung sanad dan diriwayatkan oleh orang yang
tidak adil dan tidak dlobit, syadz dan cacat. Ulama yang membagihadits
menjadi tiga macam itu ialah At Turmudzy. Sebelumnya pada ulama membagi
hadits menjadi dua yakni hadits Shahih dan hadits dla'if.
[sunting]
Macam Periwayatan
[sunting]
Hadits yang bersambung sanadnya
Hadits ini adalah hadits yang bersambung sanadnya hingga Nabi Muhammad SAW.
Hadits ini disebut Hadits Marfu' atau Maushul.
[sunting]
Hadits yang terputus sanadnya
[sunting]
Hadits Mu'allaq
Hadits ini disebut juga hadits yang tergantung, yaitu hadits yang permulaan
sanadnya dibuang bail seorang atau lebih hingga akhir sanadny, yang berarti
termasuk hadits dla'if.
[sunting]
Hadits Mursal
Disebut juga hadits yang dikirim yaitu hadits yang diriwayatkan oleh
Tabi'in
dari Nabi Muhammad SAW tanpa menyebutkan sahabat tempat menerima hadits itu
[sunting]
Hadits Mudallas
Disebut juga hadits yang disembunyikan cacatnya. Yaitu Hadits yang
diriwayatkan oleh melalui sanad yang memberikan kesan seolah-olah tidak ada
cacatnya, padahal sebenarnya ada, baik dalam sanad atau pada gurunya. Jadi
Hadits Mudallas ini ialah hadits yang ditutup-tutupi kelemahan sanadnya
[sunting]
Hadits Munqathi
Disebut juga hadits yang terputus yaitu hadits yang gugur atau hilang
seorang atau dua orang perawi selain sahabat dan Tabi'in.
[sunting]
Hadits Mu'dlol
Disebut hadits yang terputus sanadnya yaitu hadits yang diriwayatkan oleh
Tabi'it Tabi'in dari Nabi Muhammad SAW atau dari Sahabat tanpa menyebutkan
Tabi'in yang menjadi sanadnya. Kesemuanya itu dinilai dari ciri Hadits
Shahih tersebut di atas adalah termasuk hadits-hadits dlaif
[sunting]
Hadits-hadits Dlaif disebabkan oleh cacat perawi
[sunting]
Hadits Maudlu'
Yang berarti yang dilarang, yaitu hadits dalam sanadnya terdapat Rawi yang
berdusta atau dituduh dusta. jadi hadits itu adalah karangannya sendiri
bahkan tidak pantas disebut hadits.
[sunting]
Hadits Matruk
yang berarti hadits yang ditinggalkan yaitu Hadits yang hanya dirwayatkan
oleh seorang perawi saja dan perawi itu dituduh berdusta.
[sunting]
Hadits Mungkar
Yaitu hadits yang hanya diriwayatkan oleh seorang perawi yang lemah yang
bertentangan dengan hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang
terpercaya/jujur.
[sunting]
Hadits Mu'allal
Artinya hadits yang dinilai sakit atau cacat yaitu hadits yang didalamnya
terdapat cacat yang tersembunyi. Menurut Ibnu Hajar Al Atsqalani bahwa
hadis
Mu'allal ialah hadits yang nampaknya baik tetapi setelah diselidiki
ternyata
ada cacatnya. Hadits ini biasa juga disebut Hadits Ma'lul (yang dicacati)
dan disebut Hadits Mu'tal (Hadits sakit atau cacat)
[sunting]
Hadits Mudlthorib
Artinya hadits yang kacau yaitu hadits yang diriwayatkan oleh seorang
perawi
dari beberapa sanad dengan matan (isi) kacau atau tidaksama dan kontradiksi
dengan yang dikompromikan
[sunting]
Hadits Maqlub
Artinya hadits yang terbalik yaitu hadits yang diriwayatkan ileh perawi
yang
dalamnya tertukar dengan mendahulukan yang belakang atau sebaliknya baik
berupa sanad (silsilah) maupun matan (isi)
[sunting]
Hadits Munqalib
Yaitu Hadits yang terbalik sebagian lafalnya hingga pengertiannya berubah
[sunting]
Hadits Mudraj
Yaitu Hadits yang diriwayatkan oleh seorang perawi yang didalamnya terdapat
tambahan yang bukan hadits, baik keterangan tambahan dari perawi sendiri
atau lainnya
[sunting]
Hadits Syadz
Hadits yang jarang yaitu hadits yang diriwayatkan oleh perawi orang yang
terpercaya yang bertentangan dengan hadits lain yang diriwayatkan dari
perawi-perawi (periwayat/pembawa) yang tsiqah pula. Demikian menurut
sebagian ulama Hijaz sehingga jarang dihapal ulama hadits. sedang yang
banyak dihapal ulama hadits disebut hadits Mahfudz
[sunting]
Beberapa pengertian dalam ilmu hadits
Muttafaq 'Alaih :
Artinya disepakati atasnya yaitu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari
dan Imam Muslim dari sumber sahabat yang sama, dikenal dengan Hadits
Bukhari
dan Muslim
As Sab'ah berarti tujuh perawi yaitu ;
Imam Ahmad
Imam Bukhari
Imam Muslim
Imam Abu Daud
Imam Turmudzi
Imam Nasa'i
Imam Ibnu Majah
As Sittah maksudnya enam perawi yakni mereka yang tersebut diatas selain
Ahmad bin Hambal
Al Khamsah maksudnya lima perawi yaitu mereka yang tersebut diatas selain
Imam Bukhari dan Imam Muslim
Al Arba'ah maksudnya empat perawi yaitu mereka yang tersebut di atas selain
Ahmad, Imam Bukhari dan Imam Muslim
Ats tsalatsah maksudnya tiga perawi yaitu mereka yang tersebut di atas
selain Ahmad, Imam Bukhari, Imam Muslim dan Ibnu Majah.
Rawi, perawi yaitu orang yang meriwayatkan hadits
Sanad berarti sandaran yaitu jalan matan dari Nabi Muhammad SAW sampai
kepada orang yang mengeluarkan (mukhrij) hadits itu atau mudawwin (orang
yang menghimpun atau membukukan) Hadits. Sanad biasa disebut dengan Isnad
berarti penyandaran. Pada dasarnya orang atau ulama yang menjadi sanad
hadits itu adalah perawi juga.
Matan ialah isi Hadits baik berupa sabda Nabi Muhammad SAW, maupun berupa
perbuatan Nabi Muhammad SAW yang diceritakan oleh sahabat atau berupa
taqrirnya.
Source:
http://id.wikipedia.org/wiki/Hadis#Hadits_yang_dilihat_dari_banyak_sedikitny
a_Perawi
Four people you will meet in life
Life is the process of finding love; every person will need to find four people in their life.
First person is you,
Second person is the one you love most,
Third person is the one who love you most,
And the fourth is the one you spend the rest of your life with.
In life, firstly you will meet with the one you love most, and learn how love feels.
Because you know how love feels, so you can find the person who loves you most.
When you have experienced the feeling of loving others and being loved,
You will then know what it is you need most.
Then you will find the person who is most suitable for you, to be able to spend the rest of your life with.
Sadly, in real life, these three people are usually not the same person.
The one you love most doesn't love you.
The one, who love you most, is never the one you love most.
And the one you spend your life with, is never the one you love most or the one who love you most.
He is just the person who happens to be at the right place at the right time.
Which person are you in other people's life?
No person will purposely have a change of heart.
At the point in time when he loves you, he really loves you.
But when he doesn't love you anymore, he really doesn't love you anymore.
When he loves you, he can't pretend that he doesn't.
Same goes, when he loves you no more, there's no way he can pretend he loves you.
When a person doesn't love you and wants to leave you.
You must ask yourself if you still love him,
If you also don't love him anymore, do not keep him just to save your pride.
If you still love him, you should wish him happiness,
And hope that he will be with the one he loves most, not stop him from it.
If you stop him from finding true happiness with the one he loves,
It shows you already don't love him,
And if you don't love him,
What rights do you have to blame him for a change of heart?
Love is not possessive, if you like the moon; you can't just take it down and put it in your basin,
But the moonlight still shines upon you. In other words, when you love a person,
You can use another method of possessing the person.
Let him become a permanent memory in you life.
If you really love a person, you must love him for what he is.
Love him for his good points, and the bad,
You can't wish for him to become like what you like him to be just because you love him.
If he can't change to become what you like him to be, you don't love him anymore.
When you really love a person, you cannot find a reason why you love him,
You only know that no matter when and where, good mood or bad mood,
You will wish to have this person be with you.
Real love is when two people can go through the toughest problems without asking for promises or listing criteria's.
In a relationship, you have to put in effort and give in at times, not always be on the receiving end.
Being away from each other is a type of test, if the relationship isn't strong, then you can only admit defeat.
Real love will never become hate.
When two people are in love, they love to ask each other to swear, to make promises.
Why do they ask each other to swear and promise?
Because they don't trust each other, they don't trust their lover.
These swear and promises are useless;
Till the sky falls, till the ocean dry, my love for you will never change!
We all know that the sky will never fall; the ocean will never dry,
Even if it does happen, are we still alive by then?
Be careful when making promises; don't make promises that you cannot keep.
Swear by things that can never happen, because it can never happen, so no harm just saying it casually.
Remember, swearing by things that can never happen are the most touching!!
In a relationship, what you say is one thing, but what you do is another;
The one saying, doesn't believe; the one listening, also doesn't believe.
NB: Those words really have a great meaning and too easy to be written
but it's absolutely difficult to do..
First person is you,
Second person is the one you love most,
Third person is the one who love you most,
And the fourth is the one you spend the rest of your life with.
In life, firstly you will meet with the one you love most, and learn how love feels.
Because you know how love feels, so you can find the person who loves you most.
When you have experienced the feeling of loving others and being loved,
You will then know what it is you need most.
Then you will find the person who is most suitable for you, to be able to spend the rest of your life with.
Sadly, in real life, these three people are usually not the same person.
The one you love most doesn't love you.
The one, who love you most, is never the one you love most.
And the one you spend your life with, is never the one you love most or the one who love you most.
He is just the person who happens to be at the right place at the right time.
Which person are you in other people's life?
No person will purposely have a change of heart.
At the point in time when he loves you, he really loves you.
But when he doesn't love you anymore, he really doesn't love you anymore.
When he loves you, he can't pretend that he doesn't.
Same goes, when he loves you no more, there's no way he can pretend he loves you.
When a person doesn't love you and wants to leave you.
You must ask yourself if you still love him,
If you also don't love him anymore, do not keep him just to save your pride.
If you still love him, you should wish him happiness,
And hope that he will be with the one he loves most, not stop him from it.
If you stop him from finding true happiness with the one he loves,
It shows you already don't love him,
And if you don't love him,
What rights do you have to blame him for a change of heart?
Love is not possessive, if you like the moon; you can't just take it down and put it in your basin,
But the moonlight still shines upon you. In other words, when you love a person,
You can use another method of possessing the person.
Let him become a permanent memory in you life.
If you really love a person, you must love him for what he is.
Love him for his good points, and the bad,
You can't wish for him to become like what you like him to be just because you love him.
If he can't change to become what you like him to be, you don't love him anymore.
When you really love a person, you cannot find a reason why you love him,
You only know that no matter when and where, good mood or bad mood,
You will wish to have this person be with you.
Real love is when two people can go through the toughest problems without asking for promises or listing criteria's.
In a relationship, you have to put in effort and give in at times, not always be on the receiving end.
Being away from each other is a type of test, if the relationship isn't strong, then you can only admit defeat.
Real love will never become hate.
When two people are in love, they love to ask each other to swear, to make promises.
Why do they ask each other to swear and promise?
Because they don't trust each other, they don't trust their lover.
These swear and promises are useless;
Till the sky falls, till the ocean dry, my love for you will never change!
We all know that the sky will never fall; the ocean will never dry,
Even if it does happen, are we still alive by then?
Be careful when making promises; don't make promises that you cannot keep.
Swear by things that can never happen, because it can never happen, so no harm just saying it casually.
Remember, swearing by things that can never happen are the most touching!!
In a relationship, what you say is one thing, but what you do is another;
The one saying, doesn't believe; the one listening, also doesn't believe.
NB: Those words really have a great meaning and too easy to be written
but it's absolutely difficult to do..
Wednesday, May 11, 2005
Maafkanlah
Kini aku sadari...
Ku tak ingin terlambat dan sesali,
Maafkanlah bila kuselalu,
membuatmu marah dan benci padaku....
Kulakukan itu semua
Hanya untuk buatmu bahagia
-off the record-
Hehehe...pasti dimaapin kan???
Aku heran kenapa orang seperti kamu
selalu bisa 'memaafkan'?
kamu baik banget...terlalu baik malah!
hiks...
Ku tak ingin terlambat dan sesali,
Maafkanlah bila kuselalu,
membuatmu marah dan benci padaku....
Kulakukan itu semua
Hanya untuk buatmu bahagia
-off the record-
Hehehe...pasti dimaapin kan???
Aku heran kenapa orang seperti kamu
selalu bisa 'memaafkan'?
kamu baik banget...terlalu baik malah!
hiks...
Subscribe to:
Posts (Atom)